BeritaDaerahOpiniUtama

Jika Kritik Dianggap Ancaman, Masihkah AMGPM Menjadi Rumah bagi Perbedaan Pendapat? 

28
×

Jika Kritik Dianggap Ancaman, Masihkah AMGPM Menjadi Rumah bagi Perbedaan Pendapat? 

Sebarkan artikel ini

Justru ketika kritik muncul, kedewasaan kepemimpinan dan kematangan kelembagaan sedang diuji.

Kritik Bukan Musuh Persekutuan

AMGPM bukan sekadar organisasi dengan struktur, program kerja, dan laporan pertanggungjawaban. Ia merupakan ruang pembentukan kader, tempat orang muda belajar tentang kepemimpinan, tanggung jawab, keberanian moral, dan kesetiaan terhadap nilai- nilai Injil.

Karena itu, pandangan umum dalam sebuah forum organisasi tidak semestinya diperlakukan semata-mata sebagai formalitas untuk melengkapi agenda persidangan. Ia merupakan instrumen evaluasi, ruang pertanggungjawaban, sekaligus kesempatan bagi organisasi untuk bercermin terhadap perjalanan pelayanannya.

Laporan pertanggungjawaban tidak hanya membutuhkan tepuk tangan, tetapi juga pertanyaan. Tidak hanya memerlukan penerimaan, tetapi juga pemeriksaan. 

Tidak hanya mengundang pujian, tetapi harus membuka ruang bagi koreksi.

Baca Juga  Meta Akui Terima Perintah Komdigi Blokir Konten Demo Hingga Karhutla, Tapi Dibantah Pemerintah

Kritik terhadap kinerja pengurus, sepanjang disampaikan dalam koridor organisasi dan dapat dipertanggungjawabkan, bukanlah tindakan yang otomatis dapat dimaknai sebagai pembangkangan. 

Perbedaan pendapat pun tidak dengan sendirinya merupakan pelanggaran disiplin.

Tentu, kebebasan menyampaikan pendapat bukanlah kebebasan untuk menghina, memfitnah, atau merusak martabat orang lain. Etika persidangan tetap penting. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *