Arikamedia.id, AMBON — Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon mendesak pihak rektorat membuka penjelasan terkait mangkraknya pembangunan gedung kuliah tambahan yang disebut menggunakan anggaran APBN tahun 2023 dan 2024.
Alumni FISIP, Umar Lewen, S.IP., meminta Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unpatti, Dr. Ruslan H. S. Tawari, M.Si., memberikan penjelasan kepada publik mengenai penyebab pembangunan gedung tersebut belum rampung hingga 2026.
Umar juga mendesak aparat penegak hukum menyelidiki proyek tersebut, termasuk penggunaan anggaran dan realisasi pekerjaannya.
Ia mengungkapkan, bersama sejumlah alumni, pihaknya berencana melaporkan persoalan ini ke Polda Maluku dan Kejaksaan Tinggi Maluku.
Mereka juga berencana menggelar aksi untuk mendesak agar proyek tersebut diperiksa.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari pihak Unpatti terkait penyebab terhentinya pembangunan dan kelanjutan proyek tersebut.
Dugaan penyimpangan anggaran perlu dibuktikan melalui pemeriksaan aparat penegak hukum. (*)










