“Selain itu, transformasi diarahkan pada perubahan pola pelayanan yang sebelumnya cenderung birokratis menjadi lebih fungsional, sehingga pelayanan dapat menjawab kebutuhan nyata umat dan masyarakat,” ucap Sapulette.
Melalui Sidang MPL Sinode GPM ke-46, berbagai persoalan tersebut diharapkan menjadi bahan pembahasan untuk merumuskan langkah pelayanan dan advokasi gereja yang relevan dengan tantangan zaman.
Dengan demikian, GPM diharapkan semakin mampu menghadirkan kasih Kristus melalui pendampingan keluarga, solidaritas terhadap masyarakat terdampak bencana, perhatian terhadap keadilan sosial, serta komitmen menjaga lingkungan dan keberlanjutan kehidupan bersama. (AM-29).










