Scroll untuk baca artikel
Link Banner
Link Banner
BeritaEkonomiNasionalUtama

Ekonomi 2026 hanya bisa tumbuh di kisaran 5%, daya dorong belanja APBN belum maksimal

89
×

Ekonomi 2026 hanya bisa tumbuh di kisaran 5%, daya dorong belanja APBN belum maksimal

Sebarkan artikel ini
Ekonomi 2026 Hanya Bisa Tumbuh di Kisaran 5%, Daya Dorong Belanja APBN Belum Maksimal© Cheppy A. Muchlis
Link Banner

“Makanya, pada Agustus pembayaran tersebut memang belum terlihat. Artinya, pembayaran subsidi masih belum seluruhnya dilakukan,” katanya. Di sisi lain, besarnya belanja pemerintah belum sepenuhnya menghasilkan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi.

Dikutip dari KONTAN, menurut Juniman, belanja pemerintah masih banyak mengalir ke sektor non-tradable, sementara sektor tradable seperti pertanian dan manufaktur belum mendapatkan dorongan yang sebanding. Program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih, dan Sekolah Rakyat juga dinilai lebih bersifat konsumtif.

Link Banner

Sementara itu, hilirisasi yang didorong pemerintah cenderung bersifat capital intensive sehingga penyerapan tenaga kerja relatif terbatas. Kondisi serupa terjadi di sektor pertanian yang semakin banyak menggunakan mesin dan teknologi produksi. “Belanja pemerintah tumbuh 21,05% yoy di kuartal kedua, tapi ekonomi kita hanya tumbuh sekitar 5% yoy,” ujar Juniman.

Baca Juga  DPRD Maluku Minta PLN Dukung Perluasan Akses Internet

Peran Swasta Perlu Diperkuat

Juniman menilai terbatasnya dampak belanja pemerintah juga berkaitan dengan kecilnya peran swasta dalam berbagai program ekonomi pemerintah. Kontribusi government spending hanya sekitar 6% terhadap PDB. Sementara itu, konsumsi rumah tangga mencapai hampir 54% PDB, sehingga penguatan daya beli masyarakat menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan.

Link Banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *