ACEH – Pemerintah Aceh memberikan klarifikasi setelah pernyataan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman terkait penyaluran anggaran pemulihan sektor pertanian menjadi viral di media sosial.
Melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, dijelaskan bahwa tidak seluruh anggaran pemulihan pertanian dikelola oleh pemerintah daerah.
Dari total dukungan sekitar Rp2,5 triliun, sekitar Rp2 triliun dikelola langsung oleh satuan kerja Kementerian Pertanian untuk pengadaan alat dan mesin pertanian, penyediaan benih, hingga program pengembangan perkebunan.
Sementara sekitar Rp515 miliar dikelola melalui satker provinsi dan kabupaten/kota untuk program optimalisasi lahan dan rehabilitasi sawah.
Pemerintah Aceh menegaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan melalui berbagai mekanisme sesuai ketentuan pengelolaan keuangan negara, sehingga tidak seluruhnya berbentuk transfer dana ke kas pemerintah daerah.
Hingga awal Agustus 2026, realisasi penyerapan anggaran yang dikelola satker daerah dilaporkan telah mencapai 47,8 persen. * (UpdateNusantara.com)










