Arikamedia.id, AMBON — Dinas Pendidikan Kota Ambon menyiapkan metode alternatif untuk meningkatkan kemampuan berhitung cepat siswa. Salah satu pendekatan yang dipertimbangkan adalah metode sempoa.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Edy Tasso, mengatakan langkah tersebut dilakukan setelah pihaknya mengevaluasi penerapan metode Gasing di sejumlah sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan belum semua sekolah menerapkan metode tersebut secara konsisten.
Menurut Edy, perbedaan pendekatan Gasing dengan pembelajaran dalam kurikulum sekolah menjadi salah satu kendala penerapannya.
Karena itu, Disdik Ambon membuka peluang menggunakan metode lain yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan siswa. Jika anggaran memungkinkan pada tahun depan, pihaknya akan mendatangkan pelatih sempoa untuk melatih siswa di Ambon.
“Kalau sempoa, kita bisa datangkan pelatih untuk mengajar anak-anak kita di Ambon. Kalau tahun depan anggarannya cukup, kita upayakan begitu,” kata Edy di Manise Hotel, Kamis (24/9/2026).
Ia menegaskan kemampuan berhitung cepat membutuhkan latihan yang berkelanjutan. Penguasaan hitungan dasar, termasuk penjumlahan dan perkalian, harus menjadi fondasi sebelum siswa diarahkan pada kemampuan berhitung lebih cepat.















