BeritaDaerahUtama

Dari Ujaran Rasis ke Tuntutan Federasi: PC IMM Ambon Desak Klarifikasi Presiden dan Imbau Tunda Pengibaran Bendera Merah Putih Di Maluku.

5
×

Dari Ujaran Rasis ke Tuntutan Federasi: PC IMM Ambon Desak Klarifikasi Presiden dan Imbau Tunda Pengibaran Bendera Merah Putih Di Maluku.

Sebarkan artikel ini

MENYIKAPI insiden dugaan ujaran rasis “monyet” kepada warga Maluku di peristiwa konflik Matraman, Jakarta, Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Kota Ambon menyampaikan sikap resmi.

Ketua Umum PC IMM Kota Ambon, Basyir Tuhepaly, mengecam keras setiap bentuk penghinaan berbasis suku dan daerah. 

“Kalau kita dianggap ‘monyet’ oleh oknum warga Jakarta, maka berikan kekuatan Federasi kepada Maluku di bawah NKRI. Dari rasis ke federasi. Ini bukan ajakan memisahkan diri, ini adalah bentuk protes karena harga diri kami diinjak,” tegas Basyir.

PC IMM Kota Ambon juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat Maluku terkait simbol kebangsaan. 

“Kami meminta kepada Warga Maluku untuk menahan diri. Jangan kibarkan Bendera Merah Putih terlebih dahulu sebelum Presiden Republik Indonesia memberikan klarifikasi resmi terkait diksi ‘monyet’ untuk orang Ambon dalam kejadian konflik Matraman Jakarta,” ujar Basyir.

Baca Juga  Mantan Ajudan Jokowi Duduk di Kursi Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Rp237 Miliar 

Basyir menegaskan, imbauan ini merupakan bentuk protes konstitusional. Tujuannya agar negara hadir dan memberikan kepastian hukum serta perlindungan bagi seluruh warga negara tanpa diskriminasi.

“Maluku adalah bagian dari NKRI sejak awal. Kami menuntut Presiden bersuara, aparat menindak pelaku ujaran rasis sesuai UU No.40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis, dan masyarakat menjaga persatuan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *