Politikus PDIP Guntur Romli mengkritik pemerintah terkait penanganan aksi pembubaran ibadah jemaat GKPI di Tangerang yang viral di media sosial.
Melansir Akun Srikandi Indonesia, Guntur menilai pemerintah tidak cukup hanya mengedepankan dialog apabila benar terdapat ancaman kekerasan dengan senjata tajam dalam pembubaran ibadah tersebut.
Hal ini disampaikan Guntur Romli melalui unggahan di Instagram pribadinya, Senin (21/9).
“Pemerintah Terlalu Pengecut, Terlalu Penakut Kalau Tidak Berani Menghukum Pelaku Pembubaran Ibadah!,” tulisnya.
Guntur mengatakan peristiwa tersebut bukan sekadar keributan atau kesalahpahaman warga, melainkan dugaan ancaman kekerasan terhadap orang yang tengah menjalankan ibadah.
“Kalau benar ada senjata tajam dan pembubaran paksa, ini bukan sekadar persoalan salah paham atau keributan warga,” katanya.
la menilai aparat seharusnya menindak secara hukum apabila ditemukan unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Menurut Guntur, langkah hukum diperlukan agar kebebasan beragama dan beribadah tetap terlindungi.
la juga mengingatkan pemerintah agar tidak membiarkan tindakan yang berpotensi mengancam jemaat saat menjalankan ibadah.
“Pemerintah harus berani memberikan tindakan tegas sesuai hukum jika memang ditemukan unsur pidana,” tegasnya.















