Dari sisi latar belakang, Sri Mulyani dikenal sebagai salah satu tokoh berpengalaman di dunia dalam bidang pembiayaan pembangunan internasional. Saat ini, dia menjabat sebagai Blavatnik World Leaders Fellow 2025-2026 di University of Oxford.
Sebelumnya, dia pernah menjadi Menteri Keuangan perempuan pertama Indonesia, juga Managing Director dan Chief Operating Officer World Bank Group. Sehingga pengalamannya dinilai tekah mencakup kebijakan pembangunan dan pembiayaan multilateral. Selain itu, Sri Mulyani juga pernah masuk dalam daftar The World’s 100 Most Powerful Women versi Forbes.
Sejak 1960, IDA telah menyalurkan lebih dari USD 632 miliar untuk investasi di 115 negara. Siklus replenishment IDA22 akan secara resmi dimulai pada Mid-Term Review di Tashkent, Uzbekistan, pada Desember 2026.
Pertemuan akhir untuk penghimpunan komitmen pendanaan dijadwalkan berlangsung pada Desember 2027. Dalam gelaran ini akan ditentukan besaran pembiayaan konsesional yang tersedia bagi 78 negara hingga 2031. **










