JAKARTA – Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, terpilih menjadi Independent Co-Chair dalam proses pengisian dana (replenishment) International Development Association (IDA) ke-22 atau IDA22 yang digelar World Bank Group (WBG).
Dikutip dari laman resmi Bank Dunia, dalam perannya sebagai Independent Co-Chair, Sri Mulyani akan mendorong dukungan kebijakan dan pendanaan bagi IDA22 dari negara-negara donor maupun negara peminjam untuk negara miskin. Mantan Managing Director dan Kepala Operasional Bank Dunia itu akan memimpin proses replenishment IDA22 bersama Managing Director dan Chief Knowledge Officer WBG, Paschal Donohoe.
“Dia terpilih dari daftar pendek kandidat melalui proses seleksi yang dilakukan komite pencarian yang terdiri dari perwakilan negara donor dan negara peminjam,” tulis keterangan Bank Dunia, dikutip Rabu (5/7).

Melansir Kumparan, pertemuan replenishment IDA biasanya digelar setiap tiga tahun untuk menghimpun dana baru bagi IDA, yaitu lembaga pendanaan World Bank Group yang berfokus pada negara-negara miskin di dunia. Pertemuan tersebut juga menjadi forum bagi para mitra untuk meninjau kebijakan IDA.
Sejak IDA18, proses replenishment dipimpin oleh dua ketua bersama, yaitu seorang tokoh independen yang memiliki pengalaman di bidang bank pembangunan multilateral dan seorang pejabat tinggi WBG yang ditunjuk langsung oleh Presiden Bank Dunia.










