Kemudian perlu dievaluasi pulau-pulau mana yang sampai sekarang masih belum terlayani secara memadai, berapa kebutuhan masyarakatnya, bagaimana jarak dan akses transportasinya, serta apakah dibutuhkan penyesuaian trayek atau pembukaan trayek baru, Kalau berdasarkan evaluasi memang dibutuhkan trayek baru, maka katong juga harus memperjuangkan tambahan armada dan tambahan dukungan anggaran. Karena itu perjuangannya harus menjadi satu kesatuan:
TAMBAH TRAYEK + TAMBAH KAPAL + TAMBAH FREKUENSI + TAMBAH DUKUNGAN ANGGARAN.
Selain itu, trayek yang sudah ada juga perlu terus dievaluasi agar rutenya benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan tidak sekadar ada di atas kertas. Yang katong inginkan bukan hanya kapal datang, tetapi kapal datang dengan jadwal yang lebih pasti, frekuensi yang memadai, aman, dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat.
Basudara samua, Persoalan transportasi laut Maluku memang tidak dapat diselesaikan dalam satu malam. Tetapi katong juga tidak boleh berhenti memperjuangkannya. Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, DPRD, anggota DPR dan DPD RI asal Maluku serta seluruh pemangku kepentingan harus bersama-sama membawa kebutuhan transportasi laut Maluku kepada Pemerintah Pusat.










