Scroll untuk baca artikel
Link Banner
Link Banner
BeritaDaerahOpiniParlementariaUtama

Mengapa Maluku Belum Mudah Menambah Trayek Kapal Perintis? Masyarakat Perlu Memahami Persoalannya Secara Utuh

311
×

Mengapa Maluku Belum Mudah Menambah Trayek Kapal Perintis? Masyarakat Perlu Memahami Persoalannya Secara Utuh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Kapal dan Pulau-Pulau - istimewa
Link Banner

Data kebutuhan setiap pulau juga harus disiapkan dengan baik sehingga perjuangan penambahan trayek dan armada mempunyai argumentasi yang kuat. Maluku adalah Provinsi Kepulauan. Karena itu pendekatan pembangunan transportasinya juga harus menggunakan perspektif kepulauan. Bagi masyarakat di Pulau Jawa, jalan raya mungkin menjadi penghubung utama antardaerah. Tetapi bagi katong di Maluku, LAUT ADALAH JALAN RAYA dan KAPAL ADALAH ANGKUTAN UTAMA yang menghubungkan pulau dengan pulau.

Kapal Perintis menghubungkan masyarakat dengan pasar, sekolah, rumah sakit, pusat pemerintahan dan pusat-pusat ekonomi. Itulah sebabnya beta berharap APBN 2027 dapat memberikan ruang anggaran yang lebih besar bagi pelayanan Kapal Perintis di Maluku. Efisiensi anggaran memang penting. Tetapi efisiensi jangan sampai membuat masyarakat di pulau-pulau semakin terisolasi.

Link Banner

Karena pada akhirnya, perjuangan menambah Kapal Perintis bukan sekadar perjuangan mendapatkan sebuah kapal.Ini adalah perjuangan menghadirkan negara sampai ke pulau-pulau terluar, terpencil dan terdepan di Maluku. Maluku adalah Provinsi Kepulauan. Keadilan pembangunan harus berarti pula keadilan konektivitas antarpulau. *

Baca Juga  Buntut Klaster Mewah di Lapas Cibinong, Kalapas dan 4 Pejabat Dicopot!

Link Banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *