KELIMA, KATONG JUGA HARUS MEMAHAMI KONDISI ANGGARAN NEGARA.
Saat ini pemerintah melakukan berbagai kebijakan efisiensi anggaran. Kementerian Perhubungan juga mempunyai kemampuan anggaran yang harus dibagi untuk berbagai kebutuhan transportasi di seluruh Indonesia. Karena itu, menambah trayek dan kapal baru tentu membutuhkan dukungan fiskal yang memadai.
Namun menurut beta, efisiensi tetap harus memperhatikan karakteristik wilayah. Efisiensi di wilayah kontinental tidak selalu dapat diperlakukan sama dengan wilayah kepulauan. Bagi masyarakat pulau, ketika pelayanan kapal dikurangi, dampaknya bisa langsung dirasakan terhadap mobilitas masyarakat, harga kebutuhan pokok, hasil produksi masyarakat, pendidikan, kesehatan dan aktivitas ekonomi.
KEENAM, KENAPA KATONG HARUS MEMPERJUANGKAN APBN 2027 ?
Inilah momentum yang menurut beta penting. Katong berharap dalam proses penyusunan dan pembahasan APBN Tahun Anggaran 2027, kebutuhan pelayanan transportasi laut perintis untuk Maluku mendapatkan perhatian lebih besar dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan.Yang perlu diperjuangkan bukan hanya penambahan trayek. Pertama-tama, 18 trayek yang sudah ada harus dimaksimalkan pelayanan dan frekuensinya.










