Arikamedia.id, AMBON – Meski mendukung pemindahan tempat pemotongan hewan, perlu diingatkan, agar kebijakan tersebut tidak sebatas memindahkan lokasi Rumah Potong Hewan (RPH).
Ketua Komisi III DPRD Kota Ambon, Harry Putra Far-Far, mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) harus memastikan seluruh fasilitas pendukung tersedia dan berfungsi dengan baik.
Salah satu yang dinilai penting adalah kendaraan khusus berpendingin atau mobil cooler untuk mengangkut daging dari RPH menuju pasar maupun lokasi distribusi.
“Makanya harus ada mobil cooler. Kalau memang betul mau difungsikan, berarti sarana dan prasarana pendukungnya juga harus jalan. Daging harus dimobilisasi dengan kendaraan yang sesuai agar tetap higienis dan kualitasnya terjamin,” ujarnya.
Dikatakan, kelengkapan fasilitas tersebut menjadi bagian penting agar RPH Tawiri tidak sekadar berdiri sebagai bangunan, tetapi benar-benar berfungsi sebagai sistem pemotongan hingga distribusi daging yang memenuhi standar.
“Jangan sampai RPH-nya dipindahkan, tetapi fasilitas pendukungnya tidak disiapkan. Jangan sampai pengoperasiannya prematur. Kita ingin RPH Tawiri benar-benar berfungsi dengan baik dan tidak menimbulkan persoalan baru,” tegasnya.










