Scroll untuk baca artikel
Link Banner
Link Banner
BeritaInternasionalUtama

Hormuz Menjadi Pintu Masuk Negara Teluk

270
×

Hormuz Menjadi Pintu Masuk Negara Teluk

Sebarkan artikel ini
Link Banner

Pendapatan itu akan berkurang ketika jaringan pipa dan fasilitas alternatif bertambah. Namun, penurunannya tidak akan merata. Kapal minyak mentah akan lebih cepat memperoleh pilihan, sedangkan kapal LNG, produk BBM, dan barang curah kemungkinan tetap bergantung pada Hormuz selama bertahun-tahun.

Iran juga menghadapi dilema. Sistem tarif hanya dapat berjalan jika pelayaran cukup aman dan pembayarannya mudah dilakukan. Namun, Teheran mungkin perlu tetap mengancam kapal yang menolak membayar agar aturan bisa dipatuhi. Tindakan tersebut justru dapat merusak kesepakatan damai.

Link Banner

Karena itu, tujuan Iran tampaknya bukan sekadar meraih pendapatan sebesar-besarnya. Teheran juga ingin mempertahankan posisinya sebagai penjaga pintu Hormuz melalui sistem perizinan, layanan pelayaran, atau kerja sama pengelolaan perairan dengan Oman.

Baca Juga  Setelah Sempat Mengilang Usai OTT KPK Nusron Wahid Akhirnya Beri Pernyataan 

Jalur alternatif secara perlahan akan mengurangi ketergantungan dunia terhadap Hormuz. Kekuatan Iran terhadap harga energi global juga dapat melemah sebelum akhir dekade ini.

Namun, selama minyak, LNG, pangan, dan barang kebutuhan negara-negara Teluk masih melewati perairan tersebut, Iran tetap memiliki alat untuk menekan kawasan. Senjata Hormuz mungkin kehilangan sebagian nilainya, tetapi belum akan hilang dalam waktu dekat. (*)

Link Banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *