Berdasarkan informasi yang dihimpun, seorang pria yang disebut bernama Bryan Maahury terlihat meninggalkan kawasan indekos pada Sabtu pagi.
Karena bukan penghuni, keberadaannya sempat membuat warga sekitar curiga. Ia bahkan disebut sempat diamankan warga lantaran dianggap mencurigakan.
Meski demikian, belum ada keterangan resmi yang mengonfirmasi bahwa pria tersebut berkaitan dengan dugaan penggerebekan terhadap Brigpol Isyebel.
Sementara itu, keterkaitan Bryan Maahury dalam kejadian di Tanah Tinggi masih menyisakan tanda tanya. Jawaban atas dugaan tersebut kini menunggu hasil verifikasi dan keterangan resmi dari pihak berwenang.
Sayangnya peristiwa dini hari di Tanah Tinggi ternyata bukan pertama kalinya nama Brigpol Isyebel dikaitkan dengan dugaan penggerebekan.
Sebelumnya, pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIT, Brigpol Isyebel disebut kembali didatangi suaminya di sebuah rumah kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.
Saat itu, Brigpol Ronny Loupatty disebut datang bersama anggota Provos Satbrimob Polda Maluku dan personel Polsek Nusaniwe.
Rumah tersebut disebut milik Bryan Maahury. Nama yang sama kini kembali muncul dalam informasi terkait kejadian di Tanah Tinggi.
Informasi yang beredar pada saat itu menyebut adanya dugaan hubungan khusus antara Brigpol Isyebel dan Bryan Maahury.










