Karena itu, Rumah Dilan dihadirkan sebagai ruang untuk membangun kembali rasa percaya diri, menanamkan nilai-nilai kehidupan, sekaligus membangkitkan motivasi anak-anak agar berani kembali bermimpi.
Ia menilai, keberhasilan program tersebut hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pemerintah, lembaga pendidikan, komunitas, dunia usaha, organisasi sosial, hingga masyarakat luas diharapkan mengambil bagian dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak-anak rentan secara berkelanjutan.
“Ketika kita bersama-sama merangkul mereka, kita sedang menyelamatkan masa depan generasi Kota Ambon. Tidak boleh ada satu pun anak yang kehilangan harapan hanya karena keadaan,” tegasnya.
Melalui Rintisan Rumah Dilan, TP-PKK Kota Ambon tidak hanya menghadirkan sebuah program pembinaan, tetapi juga membangun gerakan sosial yang menempatkan perlindungan dan pendidikan anak sebagai tanggung jawab bersama. Kehadiran Rumah Dilan diharapkan menjadi titik awal lahirnya generasi Ambon yang lebih tangguh, berkarakter, berdaya saing, serta mampu menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah di masa mendatang.
Melalui Rumah Dilan,TP-PKK Kota Ambon berharap tidak ada lagi anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar dan menggapai cita-citanya. Sebab, masa depan sebuah daerah ditentukan oleh sejauh mana generasi mudanya mendapat ruang untuk tumbuh, berkembang, dan meraih kehidupan yang lebih baik. (AM-18)










