Sementara Rektor Unpatti Prof Fredy Leiwakabessy menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dirjen Gakkum ESDM yang adalah Alumni Fakultas Hukum Unpatti. Kehadiran tersebut dinilai menjadi awal penguatan kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah dalam membangun tata kelola sumber daya alam yang lebih baik.
Terkait hasil proses penegakan hukum yang sedang berjalan, pihak terkait menyampaikan bahwa informasi resmi akan diumumkan kepada publik melalui penyampaian laporan dan keterangan lebih lanjut pada kesempatan berikutnya.
Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan kalangan akademisi dinilai penting agar pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam dapat berjalan searah dengan program pembangunan nasional maupun daerah.
Sementara Staf Ahli Menteri ESDM Michael Wattimena menegaskan bahwa pemerintah saat ini memberikan perhatian serius terhadap sektor pertambangan dan penegakan hukum, termasuk terhadap aktivitas pertambangan di Gunung Botak, Maluku.
Dalam penyampaiannya, Michael menyebut bahwa apa yang disampaikan oleh Dirjen Gakkum merupakan bagian dari arahan pemerintah pusat dan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola sektor energi dan sumber daya mineral.










