“Peserta juga diminta memahami substansi paduan suara. Jika mengikuti lomba paduan suara, maka cara bernyanyi harus benar-benar mencerminkan karakter paduan suara, bukan vokal grup atau musik pop. Pemilihan lagu pun harus disesuaikan dengan karakter vokal yang digunakan,” kata Loppies yang juga Direktur AMO ini.
Selain teknik, juri menyoroti pentingnya memahami konteks budaya dalam membawakan lagu, termasuk lagu bergenre Negro spiritual.
Ditekankannya, peserta diminta tidak sekadar meniru ekspresi budaya lain, tetapi memahami karakter dan menampilkan identitas sebagai orang Maluku dan Indonesia.
Sementara itu Sektor 7 dengan nilai tertinggi menjuarai Lomba PS Antar Sektor Jemaat GPM Bethel. Dari 8 peserta lomba hanya Sektor 10 dan Sektor 13 yang tidak memperoleh juara.
Urutan juara Lomba PS Antar Sektor Jemaat GPM Bethel:
Juara 1 : Sektor VII jumlah nilai, 75,17
Juara 2: Sektor III jumlah nilai 72,32
Juara 3: Sektor I, jumlah nilai 71,63
Juara 4: Sektor VI, jumlah nilai 71,15
Juara 5: Sektor XIV jumlah nilai 70,18
Juara 6: Sektor V jumlah nilai 67,20
Semua peserta lomba mendapat uang pembinaan. (AM-29).










