BeritaNasionalOpiniPendidikanUtama

(Sambungan) Redesain Pelatihan Calon Manajer KDMP: Kritik atas Pendekatan Militer dalam Pengembangan Kompetensi Manajerial

3
×

(Sambungan) Redesain Pelatihan Calon Manajer KDMP: Kritik atas Pendekatan Militer dalam Pengembangan Kompetensi Manajerial

Sebarkan artikel ini

Penulis Raden Mas Syaid Surakarta :

Mahasiswa Pascasarjana, Prodi Manajemen Bisnis Syariah UIN

PERSPEKTIF KOMPETENSI

Dari sudut pandang kompetensi manajerial, seorang calon manajer KDMP idealnya menguasai tata kelola koperasi, manajemen SDM, manajemen keuangan digital, kewirausahaan, inovasi model bisnis, perencanaan strategis, dan pemasaran digital. Kebutuhan ini sejalan dengan berbagai literatur yang menegaskan pentingnya pelatihan terstruktur dan adaptif untuk meningkatkan kinerja organisasi, terutama melalui metode pembelajaran inovatif serta evaluasi yang sistematis.

Artinya, pembentukan kompetensi manajer tidak cukup melalui disiplin fisik, tetapi harus mencakup literasi keuangan, pengambilan keputusan, komunikasi organisasi, negosiasi, dan pengelolaan teknologi digital. Di sini, teori right person-right job yang menekankan bahwa orang harus ditempatkan pada pekerjaan yang paling sesuai dengan kompetensi, keterampilan, minat, dan potensinya agar kinerja organisasi optimal menjadi relevan.

Baca Juga  Pemkot Ambon Perkuat UMKM Perempuan

Penempatan dan pengembangan pegawai akan lebih efektif bila didasarkan pada kesesuaian kualifikasi, keterampilan, pengalaman, dan karakter kerja dengan kebutuhan jabatan. Jika pelatihan calon manajer KDMP tidak dirancang berdasarkan analisis jabatan, maka organisasi berpotensi menghasilkan manajer yang patuh secara prosedural tetapi lemah secara manajerial. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menghambat profesionalisme koperasi dan justru menurunkan kualitas pelayanan kepada anggota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *