Arikamedia.id, AMBON – Di tengah pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027, perhatian DPRD Kota Ambon tidak hanya tertuju pada proses penerimaan siswa, tetapi juga pada upaya menciptakan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh sekolah.
Langkah ini dinilai penting agar tidak lagi muncul anggapan bahwa hanya sekolah-sekolah tertentu yang layak menjadi pilihan utama masyarakat.
Anggota Komisi II DPRD Kota Ambon, Christianto Laturiuw, mengatakan pemerintah harus menjadikan pemerataan kualitas pendidikan sebagai prioritas. Menurutnya, selama kualitas pendidikan belum merata, minat masyarakat akan terus terkonsentrasi pada sekolah-sekolah yang selama ini dianggap lebih unggul.
“Yang harus menjadi perhatian pemerintah adalah bagaimana kualitas pendidikan di seluruh SMP bisa merata. Kalau kualitas guru dan tenaga kependidikan di setiap sekolah sama baiknya, maka masyarakat tidak lagi terpaku pada sekolah tertentu,” ujar Laturiuw, di Kantor DPRD Kota Ambon, Kamis, (2/7/26).
Ia menilai, pemerataan kualitas tenaga pendidik, sarana pembelajaran, serta dukungan fasilitas pendidikan menjadi kunci untuk menghapus pandangan sekolah favorit yang selama ini masih melekat di tengah masyarakat.










