Menurut Widodo (2018), pelatihan adalah suatu proses peningkatan secara sistematis dan sesuai dengan kebutuhan karyawan dengan meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan pemahaman serta motivasi diri. Pelatihan proses pembelajaran karyawan yang memungkinkan pegawai melaksanakan pekerjaan yang sesuai dengan standar.
Menurut Dessler (2020), pelatihan adalah proses dalam mengejar keterampilan yang dibutuhkan pegawai dalam melaksanakan pekerjaannya, yang mana pelatihan karyawan memberikan pengetahuan praktis dan penerapannya dalam dunia kerja perusahaan untuk meningkatkan produktivitas kerja dalam mencapai tujuan yang diinginkan organisasi perusahaan (Maneng et al., 2023).
Secara klasik, teori manajemen menekankan fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian sebagai inti kerja manajerial, sekaligus menuntut keterampilan teknis, manusiawi, dan konseptual yang proporsional sesuai level tanggung jawab.
Dalam kerangka ini, manajer koperasi semestinya dibekali kemampuan merancang proses kerja, mengoordinasikan sumber daya, memecahkan masalah operasional, dan mengambil keputusan berbasis data. Dengan kata lain, keberhasilan manajemen tidak lahir dari kepatuhan buta, melainkan dari kemampuan menghubungkan tujuan organisasi dengan perilaku kerja yang efektif dan efisien (Hanafi, n.d.).










