Arikamedia.id – Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Hukumonline dalam upaya memperkuat literasi hukum dan memberikan pelindungan bagi jurnalis perempuan di Indonesia.
Melalui kemitraan ini, Hukumonline memberikan akses gratis ke platform kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) milik mereka, AIlex, khusus untuk seluruh anggota FJPI di berbagai daerah.
Penandatangan kerja sama Hukumonline dan FJPI dilakukan di Surabaya oleh Chief Content Officer Hukumonline Robert Sidauruk dan Sekretaris Jenderal FJPI Tri Ambarwatie, dihadiri sejumlah pengurus pusat FJPI dan anggota FJPI Jawa Timur serta staf Hukumonline.
Peluncuran kerja sama ini menjadi langkah krusial di tengah kompleksnya tantangan yang dihadapi jurnalis perempuan, baik dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan maupun dalam menghadapi kerentanan hukum di ruang redaksi.
Sekretaris Jenderal FJPI, Tri Ambarwatie, menyampaikan bahwa akses terhadap pengetahuan hukum yang akurat merupakan kebutuhan mendesak bagi jurnalis perempuan saat ini. “Jurnalis perempuan menghadapi tantangan yang berlapis.
Selain risiko kriminalisasi atas karya yang ditulis dan perundungan siber (cyberbullying), banyak jurnalis perempuan yang masih minim pemahaman terkait hak-hak ketenagakerjaannya—mulai dari hak atas keselamatan kerja, jaminan perlindungan dari kekerasan seksual di tempat kerja, hingga hak-hak maternal,” ujar Tri Ambarwatie.










