Arikamedia.id, AMBON — Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong sebagai lokasi parkir khusus untuk mengurangi parkir di badan jalan sekaligus membuka peluang usaha.
Ajakan tersebut disampaikan Sekretaris Kota Ambon, Robert Sapulette, saat memaparkan strategi penanganan kemacetan di Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Selasa (15/9/26).
Sapulette menegaskan, kemacetan tidak hanya dipicu pertumbuhan kendaraan, tetapi juga penggunaan ruang jalan yang tidak tertib, termasuk parkir sembarangan yang mempersempit jalur lalu lintas.
“Kita membuka ruang untuk masyarakat yang punya tanah kosong bangun tempat parkir khusus. Biar dapat penghasilan dari situ,” kata Sapulette.
Pemkot Ambon sendiri telah menyiapkan sekitar 30 lokasi parkir resmi, termasuk area parkir sepeda motor di kawasan bekas Pasar Apung dengan kapasitas sekitar 600 kendaraan.
Namun, fasilitas tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal dan masih ditemukan kendaraan parkir di ruas yang dilarang.
Penanganan kemacetan juga menjadi program prioritas ketiga dari 17 program prioritas Pemkot Ambon, melalui pembangunan jalan alternatif, rekayasa lalu lintas, penataan transportasi publik, pemeliharaan lampu lalu lintas, rambu dan marka jalan, serta penataan terminal dan kawasan parkir.













