Dengan karakter agro-maritim yang kuat, Maluku dinilai memiliki peluang untuk membangun model pembangunan yang menggabungkan kekuatan sumber daya alam, ilmu pengetahuan, teknologi, dan kualitas sumber daya manusia.
Arif berharap Muktamar VIII ICMI di Ambon tidak hanya menghasilkan keputusan-keputusan organisasi, tetapi juga melahirkan gagasan yang dapat memberikan dampak lebih luas bagi daerah dan Indonesia.
Ia juga menyampaikan gagasan pengembangan Rumah Inovasi di berbagai daerah sebagai wadah untuk mempertemukan inovasi, teknologi, dan kebutuhan masyarakat.
“Selamat kepada ICMI Wilayah Maluku yang telah dipercaya menjadi tuan rumah Muktamar ICMI. Ini merupakan kali pertama Muktamar ICMI diselenggarakan di Maluku,” kata Arif.
Ketua ICMI Orwil Maluku, Dr. Ruslan Tawari menegaskan, sekretariat tidak boleh berhenti sebagai pusat kegiatan administratif organisasi. Ruang tersebut harus mampu menjadi tempat bertemunya berbagai pemikiran dan gagasan yang dapat diterjemahkan menjadi program konkret bagi masyarakat.
“Semoga sekretariat yang diresmikan hari ini tidak hanya menjadi tempat berkumpul atau mengurus administrasi semata, tetapi menjadi ruang lahirnya gagasan, tempat membangun kolaborasi, serta pusat koordinasi,” tutupnya. (AM-18).










