Scroll untuk baca artikel
Link Banner
Link Banner
BeritaDaerahLINGKUNGANUtama

Media dan LSM di Maluku: Garda Terdepan Mengawal Krisis Lingkungan di Tengah Ancaman Kriminalisasi

365
×

Media dan LSM di Maluku: Garda Terdepan Mengawal Krisis Lingkungan di Tengah Ancaman Kriminalisasi

Sebarkan artikel ini
Pemred Laskarmaluku.com, Saswaty Matakena,S.Hut.
Link Banner

Arikamedia.id, AMBON – Krisis lingkungan di Maluku kian menjadi sorotan mulai dari persoalan tambang, alih fungsi hutan, pencemaran pesisir, hingga konflik ruang hidup masyarakat adat, semuanya menyisakan dampak ekologis dan sosial yang serius.

Di tengah situasi ini, media dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dinilai memegang peran penting sebagai penjaga nurani publik dan pengawal kebijakan.

Link Banner

Media memiliki posisi strategis dalam menyuarakan krisis lingkungan sekaligus membela komunitas yang terdampak.

Pembina Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Provinsi Maluku, Saswaty Matakena mengatakan, peran media bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan isu-isu lingkungan tidak tenggelam di tengah hiruk pikuk kepentingan politik dan investasi.

Dalam banyak kasus, suara warga yang terdampak kerap kalah oleh narasi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga  Berita Olahraga Harus Akurat, Wartawan Diminta Kuasai Aturan dan Data

Namun demikian,ia mengingatkan bahwa media tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan LSM yang secara konsisten dalam memperjuangkan isu lingkungan menjadi kunci agar advokasi memiliki daya tekan yang lebih kuat.

“LSM memiliki data lapangan, pendampingan hukum, dan jaringan solidaritas.sementara media memiliki kekuatan publikasi. Jika keduanya bersinergi, isu lingkungan bisa menjadi perhatian serius, terutama bagi pemerintah sebagai pengambil kebijakan,” jelas Ketua WKRI Cabang Katedral Ambon ini.

Link Banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *