Kasatgas Preventif Operasi Simpatik Salawaku 2026, Ipda Fadli Souissa, mengatakan pihaknya tidak melarang masyarakat mengekspresikan kegembiraan, namun keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama.
“Perayaan kemenangan tim sepak bola merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari antusiasme masyarakat terhadap ajang olahraga dunia. Namun kami mengingatkan agar setiap peserta konvoi tetap mengutamakan keselamatan dengan menggunakan helm dan mematuhi aturan lalu lintas. Tujuan kami adalah memastikan seluruh masyarakat dapat merayakan momen ini dengan aman dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian juga membantu mengingatkan dan mengarahkan pengendara yang membawa helm namun tidak menggunakannya agar segera mengenakan perlengkapan keselamatan sebelum melanjutkan perjalanan.
Respons positif pun datang dari para peserta konvoi yang mengapresiasi pendekatan humanis yang dilakukan aparat kepolisian.
“Kami memang terlalu larut dalam suasana perayaan dan ada yang lupa menggunakan helm. Polisi mengingatkan dengan cara yang baik sehingga kami sadar bahwa keselamatan tetap penting,” ujar Kevin, salah satu peserta konvoi.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku, KBP Rositah Umasugi, S.I.K., menegaskan bahwa Operasi Simpatik Salawaku 2026 mengedepankan upaya preventif dan edukatif guna membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah berbagai aktivitas masyarakat, termasuk perayaan olahraga berskala internasional.










