Arikamedia.id, AMBON – Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, menjelaskan alasan di balik kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang tidak menyelenggarakan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia dalam jumlah besar.
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil semata-mata untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hal itu disampaikan Wattimena saat menjadi narasumber dalam podcast “DPO (Dari Pulomas)” yang ditayangkan Nusantara TV, Senin,(6/7/26).
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa tingginya antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia harus diimbangi dengan upaya menjaga situasi tetap kondusif.
Ia juga mengatakan hampir setiap hari selama perheletan Piala Dunia berlangsung selalu ada pertandingan yang memicu euforia para pendukung.
Ketika satu tim menang para pendukung biasanya merayakanya dengan konvoi di jalanan
“Kalau Argentina menang, pendukung Argentina konvoi. Kalau Jerman menang, pendukung Jerman juga konvoi,” ujarnya.
Namun, ia menilai situasi akan berbeda apabila pemerintah menyelenggarakan nobar untuk pertandingan yang mempertemukan dua negara dengan basis pendukung yang sama-sama besar di Kota Ambon.
Sebagai contoh, Wattimena menyebut pertandingan antara Belanda dan Argentina, kedua negara memiliki banyak pendukung di Kota Ambon, apalagi Belanda menjadi salah satu tim yang memiliki basis pendukung cukup besar di kalangan masyarakat.










