Heru bahkan menantang Dedi untuk menggagas langkah yang lebih berani dalam mendorong pemberantasan korupsi kelas kakap dan membuka perhatian publik terhadap skandal besar.
“Jika Dedi Mulyadi berani mengeluarkan sayembara menangkap koruptor kelas kakap dan menyoroti skandal besar, itu akan menjadi terobosan luar biasa yang membedakannya dengan figur lain. Namun sebaliknya, jika tidak berani mengambil sikap tegas terhadap korupsi kelas atas, ia sebaiknya menghentikan narasi-narasi penindakan kelas ayam sayur yang berisiko dinilai publik sebagai bentuk doktrin atau pencitraan sesat,” pungkasnya.(*)










