Masyarakat sebelumnya telah melakukan pencarian secara mandiri. Namun, korban belum berhasil ditemukan hingga operasi SAR resmi memasuki hari keenam.
Dalam pencarian tersebut, Tim SAR Gabungan mengerahkan sejumlah sarana dan prasarana, antara lain truk personel, Rubber Boat Basarnas, Rubber Boat Polairud, Searider Kodaeral IX, peralatan selam, serta drone thermal.
Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan berawan dengan angin bertiup dari arah tenggara berkecepatan sekitar 35 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Operasi SAR akan kembali dilanjutkan pada hari ketujuh, Minggu (23/8/2026), dengan harapan korban segera ditemukan. *










