Ketua DPD KNPI Kota Ambon, Basyir Tuhepaly, mengingatkan agar isu pembangunan tidak dipolitisasi dan dikaitkan dengan sentimen SARA.
Dia meluruskan opini yang beredar di ruang publik terkait pembangunan Kota Ambon yang disebut diklasifikasi berdasarkan agama, khususnya soal jalan dan air bersih.
Menurut Basyir, pernyataan tersebut tidak sesuai fakta. “Di beberapa titik wilayah pemukiman yang dihuni umat Muslim di Kota Ambon, sudah ada pembahasan dan realisasi perbaikan jalan serta peningkatan pelayanan air bersih. Jadi jelas, pembangunan tidak melihat agama,” tegasnya, Minggu, (23/8/26).
“Wali Kota Ambon punya tanggung jawab melayani semua warga. KNPI mengajak semua pihak mengkritisi dengan data, bukan narasi perpecahan. Kita jaga bersama Pela Gandong dan keadilan pembangunan di Kota Ambon,” tutupnya. *










