”Jangan sampai dugaan bendahara dewan SBB kebal hukum itu benar, untuk itu Permanusa lewat konferensi pers dan seruan aksi ini mendesak APH agar memeriksa Rani Tomia terkait dugaan korupsi Rp1,7 miliar dan anggaran makan minum Bupati Wakil Bupati yang diduga dikelola Rani Tomia,” tegas Adly.
Rani Tomia hanyalah seorang ASN yang menjabat sebagai bendahara dewan, Permanusa juga mendesak APH untuk usut laporan kekayaan yang bersangkutan. ***










