Kusu-Kusu Besar (KKB) Halong mulai menjadi salah satu alternatif wisata alam bagi masyarakat Kota Ambon dan sekitarnya. Berjarak sekitar 8 kilometer dari pusat Kota Ambon, kawasan ini menawarkan suasana alam yang tenang dan cocok untuk camping, gathering maupun berbagai kegiatan luar ruang.
Kawasan KKB Halong berada di atas lahan milik keluarga Tentua dan baru mulai dibuka tahun 2026 ini. Pengelolaannya dilakukan secara bertahap dengan memanfaatkan potensi alam yang ada, termasuk keberadaan kusu yang menjadi salah satu ciri khas kawasan tersebut.


Vino Tentua (24), penjaga pintu masuk KKB Halong, mengatakan kawasan tersebut awalnya merupakan lahan keluarga yang dimanfaatkan antara lain untuk perkebunan cengkeh. Seiring waktu, keluarga mulai melihat potensi kawasan tersebut untuk dikembangkan menjadi lokasi wisata alam.
“Ini lahan keluarga Tentua. Awalnya ada kebun cengkeh, kemudian mulai dikembangkan sebagai tempat yang bisa dikunjungi masyarakat oleh Wil Papilaya.
KKB Halong kini memiliki sejumlah fasilitas sederhana untuk menunjang aktivitas pengunjung. Selain menjadi tempat bersantai dan menikmati suasana alam, kawasan ini juga menyediakan area untuk camping dan sejumlah spot foto.
Bagi pengunjung yang ingin bermalam, tersedia paket camping sekitar Rp400 ribu per malam. Harga tersebut sudah termasuk perlengkapan camping dengan kapasitas hingga empat orang. Sementara itu, tiket masuk kawasan relatif terjangkau, yakni Rp5.000 per orang.

















