“Kami hanya sekitar 70 personel untuk mengawal dua provinsi. Karena itu, dukungan TNI, Polri, pertanian dan Babinsa sangat penting dalam membantu Bulog menyerap gabah dan beras dari petani,” jelasnya.
Peningkatan penyerapan tersebut, lanjut Rudy, tidak hanya ditujukan untuk memperkuat stok Bulog. Langkah itu juga menjadi upaya memastikan hasil produksi petani terserap sehingga mereka memiliki kepastian pasar.
Dengan stok yang kuat dan penyerapan produksi petani yang berjalan baik, Bulog dapat menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung stabilitas pasokan beras bagi masyarakat.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penyaluran bantuan pangan dan penguatan penyerapan beras menjadi bagian dari upaya Bulog bersama pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat ketahanan pangan serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. (AM-18)










