BeritaInternasionalUtama

Israel melancarkan serangan ke Lebanon selatan setelah peringatan evakuasi pertama dalam beberapa minggu.

1
×

Israel melancarkan serangan ke Lebanon selatan setelah peringatan evakuasi pertama dalam beberapa minggu.

Sebarkan artikel ini

Ia menambahkan bahwa sekitar 120 keluarga telah kembali ke Mansouri setelah gencatan senjata 19 Juni, tetapi jumlah tersebut terus menurun seiring dengan meningkatnya serangan Israel. Dalam beberapa hari terakhir, hanya 40 hingga 50 keluarga yang tersisa di kota itu.

Perintah evakuasi tersebut dikeluarkan setelah kantor kemanusiaan PBB menyatakan bahwa lebih dari 820.000 orang yang mengungsi di Lebanon akibat konflik antara Israel dan Hizbullah telah mulai kembali ke daerah asal mereka menyusul penurunan permusuhan.

Namun, PBB mengatakan sekitar 360.000 orang lainnya masih mengungsi di seluruh Lebanon, termasuk 26.000 orang yang tinggal di tempat penampungan pemerintah. Lebanon terseret ke dalam perang antara Israel, AS, dan Iran pada tanggal 2 Maret, ketika Hizbullah meluncurkan roket ke Israel sebagai balasan atas serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran.

Baca Juga  Anos Yeremias Ingatkan Penumpang Kapal Tol Laut dan Swasta Patuhi Peringatan BMKG

Israel merespons dengan melancarkan kampanye pengeboman di seluruh Lebanon dan menginvasi sebagian besar wilayah selatan negara itu. Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, setidaknya 4.333 orang telah tewas selama konflik tersebut, termasuk 392 wanita dan 253 anak-anak. Sejak gencatan senjata diumumkan, kementerian tersebut telah mencatat 353 orang tewas. Pihak berwenang Israel mengatakan 38 tentara Israel dan empat warga sipil telah tewas di kedua sisi perbatasan selama konflik tersebut. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *