Scroll untuk baca artikel
Link Banner
Link Banner
BeritaKesehatanNasionalUtama

DPR akhirnya setuju anggaran BGN 240 T, padahal Menkeu Era Purbaya niat pangkas 200 T dana MBG

17
×

DPR akhirnya setuju anggaran BGN 240 T, padahal Menkeu Era Purbaya niat pangkas 200 T dana MBG

Sebarkan artikel ini
KEPALA BGN- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono saat menjenguk siswa keracunan MBG di RS Haji Medan,Minggu (16/8/2026) (TRIBUN MEDAN/Anisa Rahmadani)
Link Banner

Sebelumnya, pada 7 Mei 2026, pagu indikatif awal BGN sempat ditetapkan di angka Rp 270,20 triliun. Sudaryono merinci, mayoritas dana tersebut akan langsung disalurkan kepada masyarakat. Secara proporsi, 96,95 persen atau setara Rp 232,88 triliun dialokasikan untuk Program Pemenuhan Gizi Nasional. 

Dari jumlah tersebut, Rp 232,50 triliun dialokasikan murni untuk penyediaan menu MBG. Sementara sisanya, yakni Rp 373,3 miliar, digunakan untuk kegiatan teknis pemenuhan gizi non-MBG. Di sisi lain, anggaran untuk Program Dukungan Manajemen dipatok sebesar 3,05 persen atau Rp 7,33 triliun.

Mayoritas dana ini dialokasikan untuk gaji dan tunjangan pegawai di seluruh Indonesia (Rp 7,08 triliun). Sisanya digunakan untuk operasional kantor (Rp 81,7 miliar) dan dukungan manajemen non-operasional (Rp 160 miliar).

Baca Juga  PBVSI Maluku Perkuat Kualitas Pelatih, Bidik Kebangkitan Voli di Tingkat Nasional

Jika dilihat dari unit eselon 1, alokasi anggaran terbesar dipegang oleh Deputi Penyediaan dan Penyaluran yang bertugas mengeksekusi distribusi MBG ke seluruh Indonesia dengan nilai Rp 232,56 triliun. 

Disusul oleh Sekretariat Utama sebesar Rp 7,26 triliun, dan sisanya dibagi ke kedeputian lain serta pusat data. Berdasarkan pembagian fungsinya, anggaran ratusan triliun tersebut dialokasikan ke dalam tiga sektor utama. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *