Arikamedia.id, AMBON – Komitmen menciptakan birokrasi yang bersih dan pelayanan publik yang cepat menjadi salah satu fokus dalam tahapan seleksi tiga calon Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon.
Dalam sesi Bacarita deng calon sekretaris Kota Ambon Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyoroti tingginya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintah. Menurutnya, reformasi birokrasi harus diwujudkan melalui pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).
“Publik saat ini menuntut pemerintah bekerja dengan standar yang tinggi. Karena itu, upaya menghadirkan pemerintahan yang bersih dan melayani menjadi hal yang sangat penting. Berbagai program yang dijalankan secara transparan merupakan bagian dari komitmen itu,” kata Wattimena di ruang rapat Vlisingen Kota Ambon, Senin, (15/6/26).
Ia menegaskan, praktik pungli dan birokrasi yang berbelit-belit tidak boleh lagi mendapat ruang di lingkungan Pemerintah Kota Ambon.
“Sudah waktunya praktik pungli dan birokrasi yang panjang kita amputasi. Tidak boleh lagi ada surat yang harus diproses sampai satu minggu. Seharusnya dalam hitungan jam atau hari sudah selesai. Pelayanan publik harus cepat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.










