Interaksi santun ini langsung memicu gelombang pujian sekaligus kritik provokatif dari warganet global di kolom komentar.
Netizen ramai-ramai mengecam para pemain Inggris lain yang dinilai buta hati dan terbuai ego besar sepak bola modern.
Aksi Bellingham ini dianggap sebagai tamparan keras bagi rekan-rekan setimnya bahwa menghargai sesama manusia jauh lebih berharga daripada trofi emas apa pun.
Bellingham membuktikan bahwa menjadi megabintang dunia tidak harus kehilangan urat empati.
Sikap sederhananya berhasil menyelamatkan wajah buruk Timnas Inggris dari kecaman media internasional. (*)










