Olehnya itu ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama dinas terkait, pengelola Bandara Pattimura, serta seluruh maskapai penerbangan segera membangun koordinasi guna memastikan setiap proses rekrutmen dilakukan secara transparan, adil, dan memberikan prioritas kepada pekerja lokal.
“Perusahaan memang memiliki kewenangan dalam merekrut karyawan. Namun, tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di daerah tempat mereka beroperasi juga harus menjadi perhatian, jangan sampai pekerja lokal yang selama ini telah mengabdi justru kehilangan mata pencaharian akibat kebijakan yang tidak berpihak kepada mereka,” ujarnya.
Mairuhu berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian serius sehingga kehadiran maskapai penerbangan di Ambon tidak hanya memperkuat kelancaran transportasi udara, tetapi juga memberikan kepastian kerja dan manfaat ekonomi yang nyata bagi pekerja lokal serta masyarakat Kota Ambon. (AM-18)










