PRESIDEN Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan dan menggantinya dengan Suahasil Nazara. Menurut tiga sumber pemerintah yang dikutip Reuters, pergantian tersebut antara lain dipicu konflik internal terkait perombakan ratusan pejabat di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Konflik disebut melibatkan Purbaya dengan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama terkait rotasi pejabat di lingkungan Kemenkeu, terutama pada Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Djaka dan Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto disebut keberatan terhadap rotasi tersebut karena tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan. Menurut sumber Reuters, Djaka kemudian menyampaikan keberatan tersebut langsung kepada Prabowo.
Djaka dan Bimo berada di bawah Menteri Keuangan dalam struktur Kemenkeu. Namun, menurut salah satu sumber, keduanya merupakan pejabat yang dipilih oleh Prabowo. Djaka sebelumnya merupakan bagian dari tim pasukan khusus yang pernah dipimpin Prabowo saat berdinas di militer.
Djaka membantah adanya konflik sebelum pencopotan Purbaya. Sementara itu, Bimo dan kantor kepresidenan tidak memberikan tanggapan kepada Reuters. Pergantian tersebut secara resmi telah dilakukan. Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026), menggantikan Purbaya.













