Tidak hanya lingkungan, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk mendukung sektor perhubungan. Pertumbuhan kendaraan di Kota Ambon dinilai perlu diimbangi dengan kajian dan pemanfaatan teknologi, termasuk melalui uji emisi serta penilaian terhadap kendaraan yang tidak memenuhi standar.
Di bidang pendidikan, keterlibatan perguruan tinggi diharapkan mampu memperkuat pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar. Dukungan terhadap guru menjadi salah satu bagian penting agar perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat dalam dunia pendidikan.
Kolaborasi tersebut juga berkaitan dengan pengembangan konsep smart city yang tengah didorong Pemerintah Kota Ambon. “Pengembangan kota cerdas juga membutuhkan teknologi. Karena itu, kita membutuhkan perguruan tinggi untuk membantu melalui riset, inovasi, dan teknologi,” tutur Wattimena.
Kerja sama lintas sektor, lanjut dia, menjadi kebutuhan penting dalam mempercepat pembangunan daerah. Pemerintah memiliki keterbatasan, sementara perguruan tinggi dan berbagai lembaga lainnya memiliki sumber daya, keahlian, serta kapasitas yang dapat saling melengkapi untuk menghasilkan solusi yang tepat bagi masyarakat. (AM-18).










