Ia juga mengingatkan bahwa bela negara tidak selalu diwujudkan melalui pengabdian di medan perang. Sikap disiplin, semangat belajar, berprestasi, menjaga persatuan, hingga menggunakan media sosial secara bertanggung jawab merupakan bentuk nyata cinta tanah air.
Dalam kesempatan itu, ia mengajak generasi muda Ambon mempertahankan nilai-nilai hidup orang basudara yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Maluku.
Semangat persaudaraan, menurutnya, harus menjadi benteng menghadapi berbagai upaya yang dapat memecah belah bangsa.
Disisi lain ia menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai fondasi menjaga keharmonisan di tengah keberagaman.
Dengan pengalaman sejarah yang pernah dilalui Kota Ambon, generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk terus merawat perdamaian.
Pemerintah Kota Ambon, lanjutnya, mendukung penuh program pembinaan kesadaran bela negara yang dilaksanakan Kementerian Pertahanan RI karena dinilai menjadi investasi penting dalam membentuk generasi berintegritas dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Anak-anak muda Ambon harus menjadi generasi yang cerdas, tangguh, mencintai tanah air, serta mampu menjaga persatuan bangsa di tengah tantangan era digital,” pungkasnya. (AM-18)










