Perjuangan panjang tersebut akhirnya berbuah manis.pada PON XVII tahun 2008 di Samarinda, Viera tampil luar biasa dengan mempersembahkan tiga medali emas bagi Provinsi Maluku, masing-masing pada nomor 400 meter putri, 400 meter gawang putri, dan estafet 4×400 meter putri. Prestasi itu menjadi salah satu pencapaian terbesar atletik Maluku sepanjang sejarah sekaligus mewujudkan impiannya membanggakan kedua orang tua.
Usai PON, Viera kembali memperkuat Indonesia di Pelatnas dan tampil pada SEA Games 2009 di Filipina.namun setelah kejuaraan tersebut ia mengalami cedera hamstring cukup serius yang memaksanya beristirahat selama dua bulan di Ambon.
Cedera tidak membuatnya menyerah.
Ia bangkit kembali ketika dipanggil memperkuat Indonesia pada SEA Games XXVI tahun 2011 saat Indonesia menjadi tuan rumah. Persiapan dilakukan sangat keras. Bersama atlet-atlet nasional lainnya, Viera menjalani pembinaan fisik bersama Kopassus di Batujajar, dilanjutkan pemusatan latihan selama satu tahun di Jawa Timur dan sembilan bulan di Jakarta.
Kerja keras itu mencapai puncaknya di lintasan atletik SEA Games Palembang.
Di hadapan ribuan penonton, Viera berhasil memecahkan Rekor Nasional nomor 400 meter gawang dengan catatan waktu 59,64 detik. Rekor tersebut sebelumnya dipegang oleh atlet asal Ambon, Martha Lekransy. Menariknya, sebelum perlombaan berlangsung, Martha sempat menemui Viera dan berjanji akan memberikan bonus jika rekornya berhasil dipecahkan.










