BeritaDaerahFEATUREInternasionalNasionalOlahragaUtama

Viera Hetharie, Putri Maluku yang Menorehkan Sejarah di Lintasan Atletik Indonesia

22
×

Viera Hetharie, Putri Maluku yang Menorehkan Sejarah di Lintasan Atletik Indonesia

Sebarkan artikel ini
Viera Hetharie

Pada nomor 400 meter ia finis di posisi keempat, tepat di belakang atlet legendaris Indonesia, Irene Truitje Joseph, yang saat itu menjadi idolanya. Sementara pada nomor 800 meter, ia berhasil menembus delapan besar nasional. Penampilan luar biasa itu membuka pintu menuju Tim Nasional Indonesia. Pada tahun 2004, Viera dipanggil mengikuti Pemusatan Latihan Nasional sebagai persiapan SEA Games Filipina.

Ia dipercaya memperkuat Indonesia pada nomor estafet bersama atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi. Usai SEA Games, Viera diminta menetap di Pelatnas junior yang dibiayai PB PASI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Sejak saat itu, berbagai kejuaraan nasional maupun internasional menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Tahun 2005, Viera menyelesaikan pendidikan di SMA Negeri 2 Ambon. Meski telah lulus sekolah, aktivitasnya tetap dipenuhi latihan dan pertandingan karena masih menjadi bagian dari Pelatnas.

Memasuki tahun 2007, pelatih daerah Novie Persulessy memintanya kembali ke Maluku untuk fokus mempersiapkan Pekan Olahraga Nasional XVII di Samarinda, Kalimantan Timur. Di balik setiap latihan yang dijalani dengan penuh perjuangan, tersimpan impian sederhana yang selalu menjadi penyemangatnya membahagiakan kedua orang tua. Tekad itu lahir dari perjalanan hidup keluarganya yang pernah menjadi korban konflik sosial di Ambon, sehingga setiap prestasi yang diraih menjadi bentuk pengabdian dan ungkapan terima kasih atas pengorbanan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *