Perjalanan GAMKI hingga memasuki usia ke-64 tahun juga dipandang sebagai bentuk konsistensi pengabdian kaum muda Kristen dalam berbagai aspek kehidupan, baik di bidang keagamaan, sosial, maupun kebangsaan.
Ketua Korwil GAMKI Maluku–Maluku Utara, Dody Soselisa, mengingatkan bahwa keberhasilan organisasi sangat ditentukan oleh soliditas internal serta kesinambungan proses pembinaan kader.
Kata dia, posisi DPC GAMKI Kota Ambon sangat strategis karena berada di pusat aktivitas pemerintahan provinsi.
Ia juga menekankan pentingnya program kerja yang berjalan konsisten, termasuk forum-forum internal seperti rapat kerja, serta penguatan kader dari tahap awal hingga tingkat lanjutan.
Ketua DPD GAMKI Maluku, Samuel Patra Ritiauw, menyatakan pentingnya memperluas jangkauan organisasi agar lebih dekat dengan masyarakat.
Karena itu, ia mendorong pembentukan kepengurusan hingga ke lima kecamatan di Kota Ambon.
“Yang utama bukan besar namanya, tetapi seberapa besar manfaat yang bisa diberikan,”katanya.
Ketua DPC GAMKI Kota Ambon, Dessy Kosita Halauw, dalam kesempatan tersebut mengajak pemuda Kristen untuk tidak memaknai Paskah sebatas peringatan keagamaan.
Kata dia, kondisi sosial yang dihadapi generasi muda saat ini tidak mudah. Berbagai persoalan seperti tekanan ekonomi, perubahan gaya hidup, hingga tantangan moral menuntut pemuda untuk tetap teguh dan tidak kehilangan arah.










