Sugiono menyebut, salah satu hal yang disepakati dalam pembahasan tersebut adalah ambang batas parlemen sebesar 5 persen. Dia mengatakan Partai Gerindra menyetujui angka tersebut.”Gerindra juga sepakat soal PT 5 persen. Seperti juga kemarin Golkar juga menyampaikan PKS juga menyampaikan,” katanya.
Namun, Sugiono menegaskan dirinya tidak dapat berbicara atas nama partai-partai lain. “Tapi saya kira saya tidak bisa berbicara atas nama partai-partai lain,” ujarnya. Sugiono mengatakan, pertemuan tersebut dihadiri oleh ketua umum partai politik yang tergabung dalam koalisi pemerintahan. Selain ketua umum, sejumlah pengurus partai juga turut hadir.
“Saya sejauh ini yang saya tahu itu ketum-ketum partai yang di koalisi pemerintahan. Baik ketum maupun yang lain,” ungkapnya. Menurut Sugiono pembahasan RUU Pemilu tidak hanya berkaitan dengan ambang batas parlemen. Pertemuan tersebut juga membahas bagaimana penyelenggaraan pemilu dapat berjalan lebih efektif dan efisien.”Yang intinya adalah bagaimana pemilu ini bisa lebih efisien, efektif,” katanya.
Selain itu, Sugiono mengatakan suara rakyat yang belum terakomodasi perlu menjadi perhatian dalam pembahasan RUU Pemilu. Dia menilai suara yang tersisa atau belum terakomodasi tetap merupakan bagian dari aspirasi masyarakat. “Karena biar bagaimanapun itu adalah suara dan aspirasi mereka,” ungkapnya.













