Scroll untuk baca artikel
Link Banner
Link Banner
BeritaDaerahParlementariaUtama

Pinjaman Pemprov Maluku Hanya Rp296 Miliar, Jauh di Bawah Rencana Rp1,5 Triliun

12
×

Pinjaman Pemprov Maluku Hanya Rp296 Miliar, Jauh di Bawah Rencana Rp1,5 Triliun

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Maluku, Abdullah Asis Sangkala. - Istimewa
Link Banner

Penurunan nilai pinjaman tersebut berdampak langsung terhadap struktur APBD Perubahan Maluku 2026. DPRD bersama Pemerintah Provinsi Maluku harus kembali menyesuaikan belanja dan memastikan program yang dimasukkan dalam APBD benar-benar dapat dibiayai.

Sejumlah program yang sebelumnya disusun dengan asumsi tersedianya pinjaman Rp1,5 triliun tidak dapat dipertahankan tanpa penyesuaian. Program dan kegiatan harus disesuaikan dengan kemampuan pembiayaan yang tersedia. “Di perubahan ini harus kita putuskan untuk dimasukkan dalam APBD dan semua kegiatannya harus kita tetapkan di perubahan ini,” tegas Asis.

Selain keterbatasan pembiayaan, pembahasan APBD Perubahan juga harus menyesuaikan dengan ketentuan dan regulasi pemerintah pusat. DPRD Maluku juga masih mendalami ketentuan mengenai batas plafon pembiayaan yang dapat diakses Pemerintah Provinsi Maluku. Informasi yang diterima DPRD berkaitan dengan ketentuan dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kehutanan, namun dasar penetapan serta besaran plafon tersebut masih memerlukan penjelasan lebih lanjut dari pemerintah daerah.

Baca Juga  KPK Masih Dalami Uang Ratusan Miliar Yang Disita, Diduga Milik Nusron Wahid

Karena itu, pembahasan APBD Perubahan 2026 akan difokuskan pada kejelasan struktur pembiayaan, sumber pinjaman, alokasi dana, serta program prioritas yang realistis untuk dibiayai. Dengan pinjaman yang baru mencapai Rp296 miliar, jauh di bawah rencana awal Rp1,5 triliun, DPRD dan Pemerintah Provinsi Maluku dituntut melakukan penyesuaian secara menyeluruh agar APBD Perubahan 2026 tetap realistis, terukur, dan sesuai kemampuan fiskal daerah. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *