La Hamidi mengatakan, hasil yang diraih Bursel dipengaruhi sejumlah faktor. Karena itu, seluruhnya akan menjadi bahan evaluasi internal bersama jajaran dan para pembina kafilah untuk meningkatkan prestasi pada MTQ berikutnya.
Evaluasi tersebut diharapkan melahirkan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembinaan peserta.
“Kami tidak ingin larut dengan hasil hari ini. Yang terpenting adalah bagaimana menjadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri sehingga pada MTQ berikutnya Bursel bisa tampil lebih kompetitif,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan MTQ tahun ini juga menjadi pengalaman pertamanya sebagai Bupati Bursel mendampingi kafilah secara penuh. Pengalaman tersebut memberikan banyak pelajaran berharga dalam menyiapkan strategi pembinaan yang lebih terarah.
Ia optimistis, dengan pembinaan yang lebih maksimal dan kerja sama seluruh pihak, Bursel mampu bangkit dan kembali bersaing di papan atas pada pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Maluku berikutnya.
“Saya percaya Bursel memiliki potensi besar. Dengan evaluasi dan pembinaan yang lebih baik, kami optimistis prestasi yang lebih membanggakan dapat diraih pada MTQ mendatang,” tutupnya. (AM-18)










