“Penerimaan anggota Polri merupakan proses yang terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Kami memastikan seluruh tahapan seleksi di Panda Maluku berjalan sesuai prinsip BETAH. Tidak ada ruang bagi praktik percaloan, titipan, maupun intervensi dari pihak mana pun. Kelulusan peserta sepenuhnya ditentukan oleh kemampuan, kompetensi, dan hasil yang diperoleh dalam setiap tahapan seleksi,” tegas Karo SDM Polda Maluku selaku Ketua Panitia Daerah.
Ia menambahkan, Polri berkomitmen menjaring calon-calon personel terbaik yang memiliki kualitas fisik, mental, intelektual, dan integritas untuk mendukung transformasi organisasi serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Melalui proses seleksi yang ketat dan profesional, kami berharap dapat menghasilkan sumber daya manusia Polri yang unggul, berkarakter, adaptif, serta mampu menjawab tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks di masa mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, saat meninjau jalannya pemeriksaan, AKBP Tommy Bambang Souissa memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap menjaga kondisi fisik dan psikologis selama mengikuti rangkaian seleksi.
“Saya mengingatkan seluruh peserta agar tetap tenang, fokus, dan menjaga kesehatan. Jangan merasa takut atau gugup karena hal tersebut dapat memengaruhi hasil pemeriksaan. Ikuti seluruh tahapan dengan percaya diri dan tunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki,” ujarnya.










