AMBON – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, secara resmi membuka Advance Training (Latihan Kader III/LK III) Tingkat Nasional Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Maluku di Gedung Islamic Center Ambon, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Intelegensia HMI: Ikhtiar Menjawab Krisis Multidimensi Menuju Masyarakat Cita” ini diikuti kader HMI dari berbagai daerah di Indonesia yang telah melalui proses seleksi sesuai ketentuan organisasi.
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Badko HMI Maluku atas komitmennya menjaga kualitas kaderisasi. Menurutnya, HMI sebagai salah satu organisasi kemahasiswaan tertua di Indonesia telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dengan melahirkan banyak tokoh di berbagai bidang pengabdian.

Gubernur menegaskan, pelaksanaan LK III memiliki nilai strategis sebagai ruang pembentukan pemimpin masa depan yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan. Ia menilai nilai-nilai kaderisasi HMI sejalan dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita, yang menekankan penguatan kualitas sumber daya manusia, tata kelola pemerintahan yang baik, transformasi digital, serta kemandirian ekonomi.
“Pembangunan Maluku tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemahasiswaan seperti HMI sebagai mitra strategis dalam melahirkan gagasan, mengawal kebijakan publik secara konstruktif, dan menghadirkan inovasi bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Gubernur.










